![]() |
| Beach nourishment |
Istilah “reklamasi lahan” digunakan
untuk menggambarkan dua aktivitas yang berbeda. Pertama, reklamasi lahan adalah
kegiatan mengubah lahan basah atau jalur air menjadi lahan yang bisa digunakan,
umumnya dalam tujuan pengembangan. Kedua, reklamasi lahan adalah sebuah proses
di mana lahan yang rusak diperbaiki ke keadaan alaminya. Di kedua aktivitas
tersebut, istilah reklamasi lahan digunakan untuk mengacu kepada semacam proses
yang dirancang untuk mengubah karakteristik sebidang lahan secara mendasar
dalam rangka mencapai sebuah tujuan.
Praktek mengubah lahan basah
dan jalur air untuk tujuan menambah lahan merupakan praktek yang sudah ada
semenjak zaman dahulu kala. Manusia cenderung untuk tinggal di dekat air sebab
mereka membutuhkan air tersebut untuk bertahan hidup dan juga karena jalur air
bisa dipakai sebagai metode transportasi manusia maupun barang. Pada saat
permukiman manusia berkembang semakin luas, tekanan atas lahan yang ada juga
meningkat dan manusia bisa memperluas lahan dengan cara menguruk wilayah di
sekitarnya. Reklamasi lahan dalam sejarahnya dilakukan dengan memanfaatkan
sampah dan material penguruk lainnya, sehingga wilayah-wilayah reklamasi
menjadi sangat tidak stabil dan cenderung mengakibatkan munculnya lubang besar
pada tanah (sinkhole).






