Tuesday, September 10, 2013

APA YANG BIASANYA JADI PENYEBAB HALUSINASI PADA ORANG-ORANG TUA?



Penyebab umum terjadinya halusinasi pada orang yang berusia lanjut adalah demensia, penyakit Alzheimer, efek samping obat, dan psikosis. Sebuah kondisi yang dikenal dengan sebutan Charles Bonnet Syndrome juga bisa menyebabkan halusinasi. Pasien-pasien berusia lanjut yang pernah atau sedang dalam penyembuhan stroke juga sering mengalami halusinasi.

Monday, September 9, 2013

APAKAH YANG DISEBUT TONTINE?




Tontine adalah sejenis investasi di mana para pesertanya membayar ke dalam sebuah gabungan dana (pool of funds) dan akan menerima deviden yang setara dari dana tersebut. Ketika ada peserta yang meninggal, deviden yang ada akan dibagi ke lebih sedikit orang, akibatnya jumlah deviden yang diterima oleh anggota yang tersisa akan lebih besar. Ketika hanya satu orang yang tersisa, orang tersebut akan menerima semua uang dari dana tersebut, seolah-olah ia mendapat durian runtuh untuk masa pensiunnya. Nama Tontine diambil dari nama Lorenzo de Tonti, seorang bankir yang hidup di abad ke-17 dan sepertinya menjadi pencetus gagasan ini.

Pada mulanya, tontine diatur agar dana yang ada akan masuk ke kas negara ketika semua pemegang sahamnya meninggal, namun kemudian tontine malah berkembang menjadi sebuah metode pengembangan dana yang mendorong para warga untuk berjudi, seperti halnya lotere yang dijalankan oleh negara modern saat ini. Para anggota tontine bertaruh bahwa mereka bisa hidup lebih lama daripada anggota lainnya sehingga akan memperoleh deviden yang semakin besar jumlahnya. Sayangnya, aturan ini juga mendorong terjadinya kecurangan melalui pembunuhan anggota tontine dengan tujuan mendapatkan deviden yang lebih besar, dan di banyak negara, pemerintahnya melarang tontine karena alasan kecurangan ini.

Selain masalah penyingkiran anggota lain dengan jalan jahat itu, salah satu penyebab tontine tidak disukai adalah bahwa pembayaran devidennya akan berhenti langsung ketika si anggota meninggal. Para investor akan terus menerima deviden selama mereka masih hidup, tapi keluarga mereka yang ditinggalkan tidak akan mendapatkan apa-apa jika mereka meninggal. Jika tontine hanya satu-satunya investasi, maka keluarga akan merasa dirugikan, kecuali jika si investor menabung dan menginvestasikan devidennya ke tempat lain untuk mewariskan uang kepada anggota keluarganya.

MENGAPA BAHASA LATIN DISEBUT BAHASA MATI?



Mengatakan bahwa bahasa Latin adalah sebuah “bahasa mati” (dead language) adalah permasalahan semantik. Ada orang-orang yang mengatakan bahwa bahasa Latin bukanlah bahasa mati sebab bahasa ini masih “hidup” dalam bahasa sehari-hari yang digunakan oleh milyaran orang di penjuru bumi. Sementara yang lainnya beralasan bahwa masih ada pemutakhiran rutin terhadap bahasa Latin yang diterbitkan oleh pihak Gereja Katolik Roma, dengan demikian bahasa ini masih hidup dan berkembang.

Meskipun begitu, bahasa Latin tidak lagi digunakan, dalam percakapan sehari-hari, oleh mayoritas orang yang berada di luar lingkungan keagamaan tertentu yang secara tradisi mewajibkan penggunaannya. Bahasa Latin tidak lagi menjadi bahasa ibu untuk siapa pun. Meskipun masih diajarkan, bahasa Latin tidak lagi dipandang sebagai bahasa yang sedang berkembang hingga tingkatan yang dicapai oleh sebagian besar bahasa modern.

Ada beberapa alasan mengapa bahasa Latin bisa mati. Alasan yang paling signifikan barangkali ada kaitannya dengan runtuhnya Kekaisaran Romawi. Selama masa Romawi, bahasa mengalami standardisasi sampai tingkatan yang luas. Seperti halnya mempelajari bahasa Inggris adalah hal yang vital bagi mereka yang hidup di negara Amerika Serikat saat ini, demikian juga bahasa Latin sangatlah penting bagi orang-orang yang hidup di masa Romawi jika mereka ingin benar-benar sukses.

Monday, April 22, 2013

APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN LARUTAN ISOTONIK?


Dalam pengertian umum, dua larutan disebut bersifat isotonik ketika keduanya mengandung jumlah solut, atau zat terlarut, yang sama sehingga keduanya memiliki tekanan osmotik yang sama. Meskipun demikian, seperti yang umum dipakai di bidang medis, pengertian larutan isotonik adalah larutan yang memiliki konsentrasi solut yang sama dengan sel-sel dalam tubuh manusia. Sebuah sel yang diletakkan dalam larutan isotonik tidak akan kehilangan air atau pun mendapatkan air tambahan.

Ketika dua larutan cair yang memiliki konsentrasi solut atau tonisitas yang berbeda dipisahkan oleh membran semipermeabel (seperti dinding sel), air akan berpindah dari larutan yang hipotonik (konsentrasinya lebih rendah) ke larutan yang  hipertonik (konsentrasinya lebih tinggi) agar kedua cairan tersebut berada dalam keadaan setimbang. Proses ini disebut osmosis. Semakin besar perbedaan konsentrasi di antara dua larutan itu, maka akan semakin besar tekanan osmosisnya dan semakin cepat transfer osmotik yang terjadi. 

OTOT MANAKAH YANG PALING KUAT DI TUBUH MANUSIA?


Gluteus Maximus
Ada beberapa otot yang bisa dianggap sebagai otot terkuat pada tubuh manusia. Karena pengertian “terkuat” bisa beragam, maka sulit untuk memilih otot mana yang dianggap sebagai otot terkuat. Otot-otot yang acapkali dianggap sebagai otot yang terkuat adalah lidah, soleus (otot yang terletak di bagian belakang betis, antara belakang lutut sampai tumit), masseter (otot rahang), gluteus maximus (otot pada bokong/pantat), otot jantung, otot eksternal pada mata, dan otot rahim.
            Banyak orang yang menganggap lidah sebagai otot yang terkuat di tubuh, meskipun sebenarnya lidah bukanlah otot tunggal melainkan sekumpulan otot. Alasannya, karena lidah nyaris tidak pernah berhenti bekerja dan memiliki daya tahan yang luar biasa. Lidah digunakan ketika seseorang makan dan minum, mendorong makanan dan cairan melalui mulut masuk ke dalam tenggorokan. Otot pesaing lainnya sebagai otot terkuat yakni otot rahang juga terletak di mulut. Otot rahang atau masseter ini mengendalikan kekuatan rahang selama proses mengunyah dan menggigit dan memiliki kekuatan absolut yang terbesar dibandingkan otot lainnya di tubuh. Otot rahang bisa menghasilkan daya gigit sebesar 90,7 kg.

Wednesday, March 27, 2013

10 KIAT PENCARI KERJA


Di samping memperhatikan hal-hal teknis, pencari kerja juga perlu mencermati beberapa hal berikut ini, yang tampaknya sepele tapi penting.

       1.        Siap biaya
Untuk membuat berkas lamaran dan kelengkapannya tentu dibutuhkan biaya. Apalagi kalau jumlahnya sampai puluhan atau ratusan berkas. Untuk itu perlu disediakan dana untuk melegalisasi dokumen, fotokopi, cuci-cetak foto, prangko, pengurusan surat, transportasi, dan biaya penginapan. Ada baiknya menyisihkan biaya untuk melamar pekerjaan dengan cara mengurangi pengeluaran untuk hal-hal yang tidak perlu.
2.        Jaga kondisi fisik dan mental
Menganggur berkepanjangan bisa menimbulkan stres bahkan putus asa. Akibat lebih jauh, badan bisa tak terurus dan jatuh sakit. Ada baiknya menjaga kondisi badan agar tidak sakit. Sayang bukan kalau tiba-tiba datang surat panggilan untuk mengikuti tes atau wawancara tak bisa dipenuhi gara-gara sakit?
3.        Siapkan persyaratan lamaran
Seandainya ada waktu luang, tak ada salahnya menyiapkan persyaratan lamaran kerja. Misalnya saja melegalisasi ijazah dan traskrip nilai, mengurus SKCK, kartu kuning, afdruk foto, dsb. Dengan persiapan itu kita tidak kelabakan bila sewaktu-waktu ada lowongan kerja.

MEMANCING DI UDARA


Umumnya orang memancing di suatu perairan dalam posisi menunduk dan mendongak sesekali. Siapa tahu umpan perlu diganti atau untuk mengetahui ikan apa yang menyangkut di mata kail. Tapi di Pangandaran, Jawa Barat, posisi memancing di udara dilakukan secara kebalikannya, yaitu mendongan terus dan sesekali menunduk melihat hasilnya.
Itulah salah satu atraksi di objek wisata itu. Di tengah kerimbunan dan kesunyian hutan cagar alam seluas ± 500 ha hidup ribuan kalong, sejenis kelelawar raksasa dengan bentang sayap 1-2 m. Hewan peronda ini (siang tidur, malam kelayapan) keluar dari peraduannya menjelang petang hari. Taburan kalong di atas langit Pananjung menuju arah barat untuk mencari makan itu seperti mosaik di lembayung senja. Hal yang sama tapi dengan nuansa berbeda terjadi pada pagi hari.
Apabila angin musim timur tiba, yaitu antara April – September, itulah saatnya orang memancing. Beberapa anak muda, bahkan orang tua, berduyun-duyun “melempar” mata kail dan berharap memperoleh “ikan” berupa kalong tadi. Di samping sebagai obat tradisional, daging kalong enak dimakan.
Berhubung sasarannya ada di udara, maka sebagai pancingnya digunakan layang-layang. Dengan demikian, pada petang hari di atas langit Pangandaran bertaburan layang-layang. Bukan festival yang memang juga di adakan di situ, tetapi layang-layang itu adalah “pancing-pancing” yang siap memangsa kalong. Mata kailnya dipasang di bawah layang-layang, kira-kira berjarak 10-20 m dengan jumlah puluhan. Kalong-kalong di sana memang terbangnya rendah.
Dengan bantuan angin timur, layang-layang bisa dikendalikan untuk mengubek-ngubek langit Pangandaran yang berisi ribuan kalong. Kadang kala sekali sabetan dapat menggaet dua sampai tiga ekor kalong. Kalong-kalong tersebut akan menggelepar-gelepar bersama layang-layangnya. Terkadang tersungkur di atas pohon, jatuh di atas jalan atau atap rumah, atau mendarat di atas kebun orang.
Nah, siapa yang berminat dengan olahraga yang menggabungkan dua keterampilan sekaligus ini (layang-layang dan memancing) bisa mencoba di Pananjung Pangandaran. Bagi yang hobi memancing, bisa dijadikan selingan. (Lili Agustian)


Sumber: Intisari

Apa sih yang dimaksud dengan mamihlatinatapai?

Di siang yang panas, udara di dalam kamar terasa tak tertahankan. Padahal pintu dan jendela sudah dibuka lebar-lebar. Andi yang sedang berba...