Just Another Hive of Knowledge


Dalam pengertian umum, dua larutan disebut bersifat isotonik ketika keduanya mengandung jumlah solut, atau zat terlarut, yang sama sehingga keduanya memiliki tekanan osmotik yang sama. Meskipun demikian, seperti yang umum dipakai di bidang medis, pengertian larutan isotonik adalah larutan yang memiliki konsentrasi solut yang sama dengan sel-sel dalam tubuh manusia. Sebuah sel yang diletakkan dalam larutan isotonik tidak akan kehilangan air atau pun mendapatkan air tambahan.

Ketika dua larutan cair yang memiliki konsentrasi solut atau tonisitas yang berbeda dipisahkan oleh membran semipermeabel (seperti dinding sel), air akan berpindah dari larutan yang hipotonik (konsentrasinya lebih rendah) ke larutan yang  hipertonik (konsentrasinya lebih tinggi) agar kedua cairan tersebut berada dalam keadaan setimbang. Proses ini disebut osmosis. Semakin besar perbedaan konsentrasi di antara dua larutan itu, maka akan semakin besar tekanan osmosisnya dan semakin cepat transfer osmotik yang terjadi. 


Jika sebuah sel hidup, yang memiliki konsentrasi solut yang signifikan, diletakkan dalam cawan berisi air murni, tekanan osmotik akan menyebabkan air dari cawan masuk ke dalam sel dan membuat sel itu membesar dan bisa saja pecah. Sebaliknya, jika sel tersebut diletakkan dalam sebuah cawan yang berisi air dengan konsentrasi solut yang lebih tinggi daripada sel, air akan keluar dari sel menuju larutan dan menyebabkan sel tersebut mengerut dan mati. Jika sel tersebut diletakan dalam sebuah cawan berisi larutan isotonik, maka tidak akan ada perpindahan air. 

Sudah sifat alamiah dari osmosis bahwa identitas solut tidak menjadi masalah. Jadi, garam, gula, dan senyawa terlarut lain bisa mengatur tekanan osmotik. Semuanya bisa digunakan untuk membuat larutan isotonik.

Tonisitas merupakan hal yang penting dalam ilmu biologi dan kedokteran karena pengaruhnya pada sel-sel hidup. Sel hanya akan tumbuh dalam larutan isotonik, dan setiap obat yang dimasukkan ke dalam tubuh melalui cairan infus harus disesuaikan agar secara efektif bersifat isotonik dengan darah manusia. Larutan 0,9% sodium klorida dianggap isotonik dengan darah meskipun pada kenyataannya tekanan osmotiknya sedikit lebih tinggi. 

Minuman olahraga (sports drinks) adalah minuman yang ditambahi elektrolit dan gula untuk mengganti elektrolit dan gula dalam tubuh yang hilang akibat olahraga yang melelahkan, dan bisa saja minuman itu bersifat isotonik, hipertonik, atau hipotonik, tergantung pada formula dari pabriknya. Larutan isotonik yang berisi zat-zat tersebut umumnya dianggap sebagai yang paling baik bagi mereka yang melakukan kegiatan olahraga yang normal, sementara versi larutan hipertonik memiliki lebih banyak tambahan agar bia memberikan energi selama peristiwa-peristiwa berkesinambungan yang membutuhkan daya tahan yang tinggi. Minuman hipotonik paling baik bagi para atlet yang membutuhkan cairan tanpa adanya tambahan energi dari tambahan karbohidrat. 


Diterjemahkan dari wisegeek.com

Categories:

One Response so far.

  1. intelek banget jadi gak ngerti

Post a Comment

Loading...