Sunday, March 4, 2012

LAUT “BERDARAH” DI AMERIKA


Kadang-kadang air di Teluk Maine, timur laut Amerika, warnanya kemerah-merahan. Orang Amerika menyebutnya Red tides. Gejala itu muncul secara teratur antara bulan April dan November. Pewarnaan air itu demikian menyolok, sehingga mudah dilihat pada hasil pemotretan satelit. Penyebab Red tides adalah ganggang bersel satu Gonyaulax tamarensis. Selama musim dingin, tanaman mini itu beristirahat di dasar laut. Di musim semi mereka muncul kembali. Mereka berkembang biak dengan cepat. Karena jumlahnya yang luar biasa, air laut menjadi berwarna merah (satu liter air laut mengandung jutaan ganggang).
G. tamarensis beracun. Ganggang ini memproduksi sejenis racun saraf yang bisa mematikan keong-keongan. Manusia dan binatang yang memakan keong yang sudah teracuni itu juga akan mengalami bahaya. Setiap tahun, masa mekar ganggang itu sesuai dengan tanaman lain yang tumbuh di darat. Perbedaannya adalah tanaman darat terbangun dari istirahat musim dinginnya karena suhu dan jumlah sinar (hari bertambah panjang) sedangkan apa yang menyebabkan G. tamarensis muncul di permukaan pada musim semi, sampai sekarang tidak jelas. Selama musim dingin, ganggang tersebut berada jauh di dalam laut. Di sana suhu udara konstan dan tidak ada sinar matahari.
Peneliti Donald Anderson dan Bruce Keafer dari lembaga Oceanografi Woods Hole di Massaghussets mengira, bahwa ganggang itu terkena reaksi jam biologis dalam dirinya. Jam biologis menentukan ritme hidup organisma. Jam biologis manusia misalnya menentukan ritme bangun tidur.
Migrasi burung dan tidur musim dingin juga ditentukan oleh jam biologis. Bagaimana jam seperti itu bekerja juga tidak jelas. Yang pasti ialah bermacam-macam faktor luar memegang peranan dan ada juga faktor dari dalam tubuh. Ritme bangun tidur manusia juga tidak terlalu terganggu kalau orang percobaan terus berada dalam kegelapan yang mengakibatkan tidak ada perbedaan antara siang dan malam. Hal yang sama juga ditemukan pada G. tamarensis. Andersan dan Keafer merupakan orang-orang pertama yang membuktikan bahwa ritme tahunan ganggang bersel satu itu diatur oleh jam biologis dalam dirinya (Nature)

Detil artikel: diambil dari majalah Sigma no. 32

Apa sih yang dimaksud dengan mamihlatinatapai?

Di siang yang panas, udara di dalam kamar terasa tak tertahankan. Padahal pintu dan jendela sudah dibuka lebar-lebar. Andi yang sedang berba...