Tuesday, December 6, 2011

APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN PENDIDIKAN?


Pendidikan atau edukasi mengacu kepada proses belajar dan memperoleh informasi. Pendidikan bisa dibagi menjadi dua jenis utama: pendidikan formal yang dilakukan melalui sebuah lembaga/institusi seperti sebuah sekolah, dan pendidikan yang dilakukan oleh diri sendiri atau yang seringkali disebut sebagai pengalaman hidup. Pada umumnya orang menganggap pendidikan sebagai hal yang penting untuk mempelajari keahlian dasar yang diperlukan untuk menjalani kehidupan, dan juga untuk mempelajari keahlian-keahlian tertentu yang bisa menjadikan seseorang lebih memiliki peluang dalam pasar kerja. 

Pada saat seseorang berpikir tentang pendidikan, umumnya yang terbayang dalam pikirannya adalah sekolah formal. Sekolah formal dilaksanakan di dalam ruang kelas dimana seorang guru memiliki kurikulum yang berupa rancangan mengenai apa-apa saja yang harus dipelajari. Di Amerika Serikat, sebuah sistem ujian yang sudah distandardisasi akan membantu dalam penyusunan aturan-aturan mengenai kurikulum dan pelajaran apa saja yang harus diajarkan oleh seorang guru di dalam kelas. Program-program semisal No Child Left Behind, yang dibuat oleh George W. Bush ketika dia menjadi presiden, menciptakan semacam cara untuk mengukur seperti apa setiap anak belajar dalam sistem-sistem sekolah yang berbeda-beda dengan tujuan memastikan semua anak bisa menerima tingkat minimum pengetahuan dan pelajaran membaca. 
Pelajaran di kelas formal biasanya dimulai ketika seorang anak relatif masih muda – usia lima tahun di Amerika Serikat – dan terus berlangsung hingga anak itu mencapai usia dewasa. Tujuan sebagian besar pelajaran di kelas bukanlah untuk mempersiapkan seorang anak menghadapi pekerjaan yang khusus, akan tetapi untuk mempersiapkan anak dalam mengembangkan kemampuan olah pikir dan logika yang sangat penting yang akan dia gunakan lebih lanjut dalam kehidupan karir dan akademisnya. Mata pelajaran seperti matematika, ilmu alam, bahasa Inggris, seni musik, menulis, sejarah, dan geografi kesemuanya memiliki kesamaan. Di kelas-kelas awal, kemampuan-kemampuan yang lebih mendasar seperti membaca, menulis, dan aritmatika diajarkan, karena itulah kelas-kelas pendidikan awal ini sangat vital bagi kemampuan sang anak untuk bertahan hidup menghadapi dunia.

Belajar di sekolah bisa terus berlanjut selama bertahun-tahun, khususnya apabila seorang anak memutuskan untuk mengejar pendidikan yang lebih tinggi. Perguruan tinggi atau universitas menyediakan pelatihan dan pembelajaran khusus untuk mencari nafkah. Sekolah-sekolah sarjana dan program-program khusus, seperti sekolah hukum atau sekolah kedokteran juga memberikan informasi tambahan untuk membantu seseorang dalam karirnya. Bagi banyak karir profesional, baik gelar sarjana yang diperoleh selama empat tahun dari lembaga tinggi terakreditasi maupun gelar master disyaratkan untuk memenuhi kualifikasi pekerjaan. 

Meskipun belajar dari buku sangat penting, hal ini bukanlah satu-satunya bentuk pendidikan. Beberapa orang merupakan orang yang otodidak, artinya orang-orang tersebut memperoleh pengetahuan atas usaha mereka sendiri di luar ruang kelas yang formal. Banyak di antara orang-orang ini yang memiliki pengalaman membaca yang luas atau malah bisa menjadi pakar dalam bidang ilmu tertentu. Bill Gates, misalnya, pendiri Microsoft ini adalah seorang yang drop out dari perguruan tinggi.


Diterjemahkan dari wisegeek.com
Foto dari http://kapitafikom915070183.blogspot.com/2011_06_01_archive.html

Apa sih yang dimaksud dengan mamihlatinatapai?

Di siang yang panas, udara di dalam kamar terasa tak tertahankan. Padahal pintu dan jendela sudah dibuka lebar-lebar. Andi yang sedang berba...