Sunday, March 4, 2012

ATMOSFER BULAN


Apakah bulan pernah memiliki atmosfer?

Saat ini ya, meskipun atmosfer bulan sangat tipis dan berupa kumpulan molekul-molekul yang sangat renggang, tidak mencukupi untuk bernapasnya mahluk hidup.
Keberadaan atmosfer luar angkasa dilaporkan tahun 1933, berdasarkan pengamatan bulan dengan menggunakan semacam topeng yang dapat menyaring cahaya bulan dengan tujuan untuk mempelajari cahaya yang dipancarkan sodium. Meskipun sodium dipercaya hanya merupakan trace elemen di dalam atmosfer bulan, sodium dipelajari karena relatif mudah dideteksi dan digunakan sebagai pembuat komponen lainnya, seperti potasium, neon, argon, dan helium.
Studi luar angkasa tahun 1933 yang dilakukan Universitas Boston, menggunakan instrumen yang telah ditingkatkan, mendeteksi bahwa permukaan bulan memiliki atmosfer setebal 5000 mil. Tetapi molekul-molekulnya sedikit dan berjauhan, diperkirakan hanya sekitar sepuluh juta per meter kubik di permukaan dekat bulan; sedangkan kepadatan atmosfer bumi adalah sekitar satu milyar kali kepadatan atmosfer bulan.
Sumber-sumber atmosfer diyakini berasal dari pelepasan gas-gas dari dalam bulan akibat gempa bulan (fenomena yang disebut pengeluaran gas) dan terurainya molekul-molekul dari permukaan bulan akibat tabrakan molekul-molekul luar angkasa dari matahari atau akibat tabrakan meteorit.
Beberapa bulan dari planet lainnya memiliki atmosfer yang jauh lebih menakjubkan, seperti pada Titan Jupiter, atmosfernya berupa lapisan tebal nitrogen dan metan, dan pada atmosfer Eropa berupa lapisan tipis oksigen.

Apa sih yang dimaksud dengan mamihlatinatapai?

Di siang yang panas, udara di dalam kamar terasa tak tertahankan. Padahal pintu dan jendela sudah dibuka lebar-lebar. Andi yang sedang berba...