Wednesday, February 29, 2012

IKAN BALON DAN RACUNNYA

Ikan balon (Fugu spp) adalah ikan beracun. Toksitasnya juga sangat tinggi. Yang aneh ialah daging ikan balon sendiri tidak mengandung racun. Yang mengandung racun hanyalah indung telur, hati, serta lambung dan ususnya.
    Namun demikian, ada satu hal yang patut diperhatikan sungguh-sungguh. Jikalau ikan tersebut sudah tidak segar dan toksin jeroannya telah merembes masuk dagingnya, maka sudah tentu dagingnya juga akan mengandung racun.
    Jikalau ikan balon segar dibuang jeroan dan kulitnya lalu dicuci bersih, kemudian dimasak dengan cara apapun akan tetap sangat enak rasanya. Selain itu, nilai gizinya juga sangat tinggi. Sudah menjadi kebiasaan tradisional bahwa ikan balon setiap saat dapat dijadikan hidangan makan. Malah ada sementara orang menganggap makan ikan balon adalah lebih nikmat dan mewah daripada makan udang dan ikan biasa lainnya. Apapun juga anggapan orang, yang pasti bilamana hendak makan ikan balon haruslah selalu berhati-hati.
    Setelah diproses secara ilmiah, ikan balon dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk penting. Dagingnya dapat dijadikan abon ikan, kulitnya dapat disamak menjadi kulit masak ataupun dibuat perekat peralatan foro, sedangkan darah dan jeroannya dijadikan pupuk.
    Menurut penelitian ilmiah dan percobaan klinis, obat suntik dari racun ikan balon dapat digunakan untuk mengobati neuralgia dan penyakit kanker stadium akhir dengan efek analgesia yang cukup mengesankan.

INDOL-INDOL SEBAGAI OBAT

Indol-indol (Mylabris phalerata) adalah sejenis serangga yang dapat terbang. Panjang tubuhnya kurang lebih 20 milimeter dan berwarna hitam. Pada bagian pangkal sayapnya terdapat dua bintik besar. Di tengah bagian muka dan belakang tubuhnya masing-masing terdapat garis kuning mendatar. Indol-indol tersebar luas di daratan Asia bagian timur.
    Tubuh indol-indol kecil dan beracun. Sendi tulang kakinya dapat mengeluarkan semacam racun berwarna kuning yang mengandung zat racun yang bernama cantharidin. Zat demikian itu mempunyai merangsang agak kuat terhadap kulit dan selaput lendir manusia maupun binatang. Baik manusia atau hewan piaraan setelah terkena zat racunnya, segera timbul banyak bintik merah atau lepuh pada kulitnya. Bilamana dengan tidak sengaja cantharidin itu tertelan, keadaannya bisa semakin gawat lagi. Yang ringan adalah menyebabkan saluran makan memborok akibat rangsangan zat racun tadi, sedangkan yang berat menjadikan seluruh badan timbul berbagai gejala keracunan, bahkan kalau tidak cepat ditolong dapat mengakibatkan kematian!
    Namun demikian, serangga yang sangat beracun ini bermanfaat juga bagi umat manusia. Dalam ilmu kedokteran modern, larutan cantharid dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Selain itu, bahan campuran cantharidin yang diperoleh dari indol-indol juga memiliki daya pengobatan terhadap kanker hati.

MAKANAN APA SAJA YANG BISA MEMBUAT KITA TETAP TERJAGA?

Makanan mampu menghasilkan aliran energi seketika terutama apabila dimakan dalam porsi yang besar atau dalam kombinasi yang kaya karbohidrat. Jika suatu saat Anda butuh untuk bisa tetap terjaga, entah itu pada separuh terakhir waktu kerja ataupun harus begadang semalaman, sebaiknya Anda hanya memakan makanan yang mengandung protein dan karbohidrat yang sehat setiap tiga jam sekali. Makanlah secara berkala sehingga tubuh Anda akan secara konstan mencerna dan mengalirkan gula secara tetap, bahkan bisa disebut deras, ke dalam sistem peredaran darah. Hal ini akan membantu Anda tetap awas.
    Agar bisa tetap terjaga, cobalah memakan crackers yang terbuat dari gandum utuh dan mengandung keju rendah lemak, segenggam kacang dan buah anggur, atau setengah porsi sandwich isi daging kalkun. Mitos yang mengatakan bahwa memakan daging kalkun akan membuat Anda mengantuk adalah isapan jempol belaka, demikian menurut sebagian besar ilmuwan; makanan-makanan kaya lemak dan karbohidratlah, yang acapkali dimakan berbarengan dengan daging kalkun, yang membuat Anda merasa letih. Makanan kecil lainnya yang bisa memompa energi antara lain yogurt, apel dan selai kacang, serta keju lembut dengan buah-buahan atau sayuran. Buah-buahan sering menjadi sebuah pilihan yang baik untuk membantu Anda tetap terjaga sebab bisa memompa gula darah Anda secara relatif cepat tapi tidak membuat Anda mengantuk sebagaimana yang terasa jika Anda memakan permen atau makanan-makanan lain yang bergula.

UBUR-UBUR TAHU BADAI AKAN DATANG

Begitu mendengar orang menyebut kata "kuping", tentulah Anda segera akan mengasosiasikannya dengan teling orang atau binatang yang terletak pada kedua sisi atau di atas kepala mereka.
    Kalau begitu, apakah kuping binatang tingkat rendah juga tumbuh di atas kepala mereka?
    Untuk menjawab soal ini, pertama-tama Anda harus mengetahui sebuah konsep. Apa yang biasa kita sebut kuping pada hakekatnya adalah daun telinga yang mirip dengan corong pengeras suara, sementara binatang tingkat rendah tidak memiliki bagian tubuh yang berbentuk seperti itu sekalipun mereka juga memang bisa mendengar suara. Sebenarnya semua binatang memiliki alat akustik, hanya saja letak dan bentuknya tidak sama satu sama lainnya.
    Di dalam laut terdapat binatang-binatang tingkat rendah, salah satunya adalah ubur-ubur (Rhopiloma esculenta). Hewan ini adalah semacam binatang tingkat rendah yang berenang di lautan bagaikan sebuah parasut. Jika kita melihat gaya ubur-ubur berenang, maka akan timbul kesan bahwa gerakan ubur-ubur itu tidaklah sebanding dengan gerakan ikan yang dapat bergerak dengan bebas di dalam laut. Kendatipun demikian, setiap kali akan terjadi badai, justru ubur-uburlah yang mampu mengetahuinya terlebih dahulu dan jauh sebelum badai itu benar-benar terjadi ubur-ubur telah menyelam ke bagian laut yang lebih dalam untuk menyelamatkan diri mereka dari terjangan badai.
    Pertanyaannya adalah: bagaimana ubur-ubur bisa mengetahui bahwa akan terjadi badai?
    Rupa-rupanya ubur-ubur memiliki semacam "kuping yang dapat mendengar segalanya" dan kuping ini sangat peka. Pada pinggiran bagian tubuhnya yang berbentuk seperti payung, terdapat semacam reseptor yang berfungsi seperti kuping. Di dalam reseptor tersebut terdapat sebuah "batu keseimbangan" yang mengandung zat kapur, bersambungan dengan susunan saraf dan dapat berfungsi sebagai indera dengar, sehingga ubur-ubur dapat terlebih dahulu mengetahui apa yang akan terjadi

Tuesday, February 28, 2012

APA YANG AKAN TERJADI KETIKA KITA MEMASUKI LUBANG HITAM?

Ketika Anda memasuki lubang hitam, Anda mungkin tidak akan langsung mati, walaupun akhirnya Anda akan hancur binasa akibat kekuatan gravitasi. Begitu Anda terjatuh ke dalam lubang hitam dan bahkan setelah Anda memasukinya, Anda boleh jadi tidak akan kehilangan kesadaran Anda, tetapi tarikan gravitasi pada kepala Anda akan membuat tubuh Anda mulur dan kemudian tercabik-cabik. Perbedaan gaya ini disebut gaya tidal, sebab kekuatan ini seperti gaya yang berada di lautan, hanya saja besarnya lebih ekstrem. Kekuatan tersebut dapat berkurang bila lubang hitamnya cukup besar; dalam lubang hitam yang kecil gaya tidal ini tidak akan membunuh Anda, bahkan sebelum Anda hilang di dalam lubang hitam, yaitu setelah Anda melewati event horizon.
    Di dalam lubang hitam yang lebih besar pun, gaya tidal pada akhirnya akan selalu memerangkap Anda. Begitu Anda terjatuh ke dalam lubang hitam, Anda tidak akan pernah bisa meloloskan diri, Anda akan tertarik ke pusat lubang hitam itu, dan gaya ini akan membunuh Anda sebelum Anda tiba di pusatnya. Berapa lama waktunya tergantung pada besarnya lubang hitam. Jika lubang hitamnya cukup besar sehingga gaya tidal tidak langsung membunuh Anda, mungkin Anda masih punya waktu antara satu hingga beberapa jam sebelum tubuh Anda tercerai berai. Pada lubang hitam yang lebih kecil, misalnya lubang hitam yang terbentuk ketika sebuah bintang hancur, Anda tidak akan punya banyak waktu. Inilah yang akan terjadi jika Anda terjatuh ke dalam lubang hitam yang ditemukan di Galaksi Bima Sakti.  

Monday, February 27, 2012

AKTINIA DAN CARA MAKANNYA

Di bawah kolong langit yang sedemikian besar, ada saja hal ihwal yang aneh bin ajaib termasuk di antaranya cara makan binatang yang berbeda satu dengan yang lainnya.
    Di dalam lautan, hiduplah sejenis binatang berongga yang disebut aktinia (Actinia spp). Aktinia ini tidak berkaki dan juga tidak memiliki kaki atau sirip apapun. sejak dilahirkan, aktinia memang tidak dapat berjalan dan tentunya juga tidak dapat berenang. Kemampuannya tidak lain hanyalah menempelkan dirinya di atas batu karang atau kulit kerang untuk kelanjutan hidupnya. Tubuhnya berbentuk silinder dan pada bagian atasnya tumbuhlah semacam "bunga". Dengan kata lain, di sekeliling cakra mulutnya tumbuh banyak tentakel yang berbentuk silinder.
    Aktinia adalah carnivora atau pemakan daging. Sekalipun tidak memiliki kaki dan tidak bisa berjalan, akan tetapi aktinia punya cara tersendiri untuk memperoleh makanan. Jika ada ikan dan udang yang lengah dan lalu berenang di dekatnya, secara tiba-tiba dikeluarkannya serabut tusuk dari tentakelnya untuk menusuk ikan atau udang itu dan demikian akan menjadi lebih mudah bagi aktinia ini untuk melahap mangsanya itu. Di bagian lipatan, di sekeliling dinding dalam tubuh aktinia terdapat pula pundi serabut berbisa, sedangkan zat bisa yang dikeluarkan serabut juga dapat membunuh binatang kecil.
    Aktinia hidup bersimbiose dengan sejenis ikan kecil yang disebut ikan "gadis". Ikan tersebut, dengan mengenakan "pakaian indah"-nya selalu berenang kian kemari di sekitar aktinia dengan maksud menarik ikan lain untuk datang mendekatinya. Ikan tolol yang kemudian tertarik dan datang akan masuk perangkap dan menjadi mangsa aktinia.

RACUN UBUR-UBUR

Ubur-ubur (Rhopiloma esculenta) adalah sejenis binatang lunak bangsa polip yang hidup di laut. Bentuk tubuhnya seperti parasut dan mampu berenang dengan bebas di lautan.
    Bagian bawah parasut tersebut ditumbuhi banyak tentakel yang halus dan panjang. Pada saat kita sedang makan ubur-ubur yang dingin menyegarkan itu, siapa sangka bahwa sebenarnya tentakel ubur-ubur itu tadinya beracun?
    Tentakel ternyata merupakan senjata ampuh ubur-ubur dalam mempertahankan diri. Di permukaan tentakel-tentakel itu terdapat sel penyengat yang berisi nematocyst yang mengandung bisa.
    Bilamana ada binatang lain berenang mendekati dirinya, maka ubur-ubur segera mengeluarkan serabut berbisanya dari nematocyst dan langsung menyengat, bisanya akan masuk ke dalam tubuh musuhnya. Binatang yang sial itu pun akan mengalami mati rasa dan menjadi santapan lezat sang ubur-ubur.
    Akan tetapi, Anda tentu saja tak perlu khawatir. Reaksi racun ubur-ubur tidaklah seberapa parah. Yang patut diketahui adalah bisa ubur-ubur akan segera sirna ketika korban meninggalkan air.
    Oleh karena ubur-ubur itu telah mengalami proses pengolahan seperlunya, maka ubur-ubur dapat disantap tanpa perlu khawatir akan racunnya.
    Selain ubur-ubur bisa dijadikan bahan makanan, toksin yang terdapat dalam nematocyst ubur-ubur juga memiliki nilai medis tertentu dalam pengobatan klinis.

Apa sih yang dimaksud dengan mamihlatinatapai?

Di siang yang panas, udara di dalam kamar terasa tak tertahankan. Padahal pintu dan jendela sudah dibuka lebar-lebar. Andi yang sedang berba...